2015, Pilkades Sistem Online ?

Tebing Tinggi, Empat Lawang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD), mencanangkan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Empat Lawang secara online, mulai 2015 mendatang.
Maksudnya? pelaksanaan pilkades dilakukan secara serentak. Rekapitulasi suara, akan dilakukan menggunakan perekapan online.

“Kita masih pelajari tekhnisnya, ada petugas dikirim studi banding agar bisa memahami apa-apa kebutuhan akan dianggarkan pada Pilkades online nanti,” kata Kepala BPMPD Empat Lawang, H Aminuddin Bahar, Senin (18/8).

Menurutnya, sejauh ini ada sekitar 100 orang lebih jabatan kades diisi pejabat sementara (Pjs). Belum lagi jabatan kades diperkirakan habis tepat di akhir. 2014 dan awal 2015 mendatang.
Bisa dikatakan dari sekitar 147 desa di Empat Lawang hampir secara keseluruhan menggelar Pilkades. Namun kata Amminudin, jika memungkinkan pelaksanaan pilkades dilakukan tiga tahap atau tiga zona dengan waktu berbeda, agar bisa lebih efektif dalam pengawasan.

Secara umum sebut Aminuddin, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan bupati dan ketua DPRD Empat Lawang. Mengenai rencana kucuran anggaran dana desa Rp 1 Miliar pada APBN mendatang, makanya target BPMPD hingga akhir Mei 2015 nanti semua desa dipimpin kades defenitif.

“Ya paling lambat Mei 2015, karena menyangkut anggaran desa maka kadesnya wajib defenitif,” jelasnya menambahkan, untuk pilkades sendiri, pihaknya masih pembahasan persiapan anggaran, jika memang diperbolehkan bisa digelar secara bertahap pada akhir 2014.

Pilkades serentak dan sistem online, dipastikan mampu meminimalisir penggunaan anggaran. Bahkan lebih efektif mengurangi perselisihan atau konflik daerah, apalagi disadari betul tingkat emosional masyarakat Empat Lawang cukup tinggi.

Belum lagi jika jika dilakukan secara terpisah, membutuhkan biaya besar dalam pengawasan ke seluruh desa di wilayah Empat Lawang. “Sistem online sudah dipakai di Kabupaten Musirawas, sepertinya hasil dicapai bagus dan itu akan kita sadur di Empat Lawang,” imbuh Aminuddin.

Untuk diketahui, penundaan pilkades di Empat Lawang sejak 2013 lalu, menyusul dilaksanakannya pemilihan kepala daerah (Pilkada) Bupati dan Gubernur, pemilihan anggota legislatif dan Pemilihan presiden. Akibatnya ratusan desa terpaksa dipimpin pejabat sementara kades.

Umumnya masyarakat setuju dilakukan pilkades secara serentak, agar menghindari konflik internal antar pendukung. “Biasanya ricuh pilkades, kami setuju dilakukan serentak. Agar tidak ada judi atau taruhan yang memicu terjadi konflik,” ucap Iskandar (40), warga Tebing Tinggi. (saukani)

——————————————

Sumber : Kabar Sumatera

Iklan

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s