Realisasi Tugu Perbatasan Dipertanyakan

Saling, Empat Lawang – Janji Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang, untuk membangun tugu batas wilayah antara Kecamatan Tebing Tinggi dan Saling, dipertanyakan warga. Mereka pun menagih janji pemkab tersebut, pasalnya hingga saat ini tugu batas wilayah antar kedua kecamatan itu belum juga dibangun.

Informasi dihimpun, beberapa bulan lalu perwakilan warga dari dua kecamatan ini sepakat menetapkan batas wilayah kedua kecamatan diantara Desa Lubuk Kelumpang, Kecamatan Saling dan Kelurahan Jayaloka Kecamatan Tebing Tinggi.

Batas wilayah itu tepat berada dibawah pohon nangka milik warga yang berada di Jalan Lintas Tengah (Jalinteng), Desa Lubuk Kelumpang. “Harusnya tugu perbatasan itu, sudah dibangun. Sebab kedua belah pihak masyarakat sudah ada kesepakatan, saat itu pemkab janji akan membangun tugu perbatasan itu diawal tahun ini namun sampai saat ini belum juga dibangun,” kata Hadi, salah satu warga Kelurahan Kelumpang Jaya, Kecamatan Tebing Tinggi ketika dibincangi, Kamis (14/8).

Menurutnya tugu perbatasan ini, mendesak dibangun agar persoalan tapal batas antara dua kecamatan itu tidak berlarut-larut. Sebab jelas Hadi, jika persoalan tapal batas ini berlarut-larut maka akan berpengaruh pada masalah administrasi kependudukan.
Ini bebernya, akan berimbas kepada pembayaran Pajak Bumi Bangunan (PBB).

“Masyarakat dibuat bingung harus membayar PBB kemana, karena nama dan asetnya tercatat ada di Desa Lubuk Kelumpang dan ada juga di Kelurahan Kelumpang Jaya,” ujarnya.

Hadi berharap, bagi kontraktor yang mendapatkan proyek tersebut untuk segera membangun, jangan sampai nanti adanya rencana pembangunan tugu perbatasan hanya dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab.

Senada disampaikan Ishar (38), warga Kecamatan Saling. Menurutnya, kejelasan batas wilayah sangat penting agar tidak terjadi kesalahan administrasi kependudukan. Contoh saja sebut Ishar, waktu Pileg dan Pilpres lalu tidak sedikit warga Lubuk Kelumpang dan Kelurahan Kelumpang Jaya masuk DPT ganda.

Menanggapi ini, Camat Saling, Rapani yang saat dibincangi melalui Sekretaris Camat, Umar Hasan, tak menampik hal tersebut. Menurutnya, masih ada berbagai persoalan yang muncul sebagai akses dari tapal batas antara Kecamatan Saling dan Tebing Tinggi.

“Tugu tapal batas itu, sebagai penegas batas wilayah kedua kecamatan sehingga kedepannya tidak ada lagi masalah dari akses persoalan tapal batas ini. Minggu lalu, kontraktor yang akan membangun tugu tersebut sudah menemui kita untuk membicarakan pembangunan tugu tersebut,” tukasnya. (saukani)

——————————————

Sumber : Kabar Sumatera

Iklan

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s