Kasus Pembunuhan IRT Direkonstruksi

Tebing Tinggi, Empat Lawang – Masih ingat dengan penganiayaan yang dilakukan tersangka Indra (48) terhadap Meri (25), seorang ibu rumah tangga (IRT) hingga tewas dengan luka 39 bacokan.

Kejadian yang terjadi pada 21 Juli lalu di perkebunan karet Desa Sukakaya, Kecamatan Saling itu direkonstruksi oleh aparat Polres Empat Lawang, Senin (11/8) pagi.

Untuk mengamankan tersangka dari massa, aparat melakukan rekontruksi di salah satu kebun karet milik warga di Jalan Poros, Kelurahan Tanjung Kupang, Kecamatan Tebing Tinggi.

Setidaknya ada 18 adegan yang diperagakan langsung oleh tersangka pada rekonstruksi yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Empat Lawang, AKP Nanang Supriyatna.

Dalam rekonstruksi itu juga diperankan oleh saksi-saksi yang mengetahui kronologis kejadian dan untuk korban diperankan oleh peran pengganti yang merupakan tenaga honorer di lingkungan Polres Empat Lawang.
Terlihat tersangka juga ditemani kuasa hukumnya, Agus.

Kapolres Empat Lawang AKBP M Ridwan SIk melalui Kasat Reskrim AKP Nanang Supriyatna mengatakan rekonstruksi sengaja di gelar bukan di tempat kejadian perkara (TKP) untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Ternyata setelah dilakukan rekonstruksi, hasil keterangan tersangka di BAP (berita acara pemeriksaan) sama dengan hasil dari rekonstruksi.

Selanjutnya pihak penyidik tinggal melengkapi berkas untuk dilimpahkan atau di-P21-kan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Empat Lawang. “Ada 18 adegan dalam rekonstruksi ini. Setelah rekontruksi ini, secepatnya berksa tersangka kami limpahkan ke kejari. Tersangka sendiri dijerat pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun,” ungkap Nanang. (eno)

——————————————

Sumber : Sumatera Ekspres

Iklan

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Pos ini dipublikasikan di Hukum dan Kriminalitas. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s