Bulan Ramadan, Oknum PNS Nyabu

Tebing Tinggi – Oknum PNS di Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan Pemkab Empat Lawang, tertangkap nyabu di bulan Ramadan.

Harun (35) digerebek di kamar kontrakannya, di Kelurahan Jayaloka, Kecamatan Tebing Tinggi, Selasa (15/7) sekitar pukul 22.00 WIB, oleh aparat Satuan Reserse Narkoba Polres Empat Lawang dan disaksikan aparatur pemerintah setempat.

Dari dalam saku jaketnya, polisi mendapati satu paket kecil serbuk putih diduga sabu-sabu (SS). Kepada polisi, Harun mengaku baru pertama kali mengonsumsi SS, lantaran sedang banyak menghadapi masalah.
“Baru pertama kali inilah Pak, apes ketangkap polisi,” akunya.

Sementara Kapolres Empat Lawang AKBP M Ridwan SIk, melalui Kasat Reserse Narkoba AKP Darmawan, mengatakan dari hasil penyelidikan, Harun memesan SS dari seseorang pada sore hari sebelum penangkapan. Transaksi dilakukan di Jembatan Kuning, untuk dua paket diduga SS.

“Satu paket sudah digunakan dengan temannya pada sore hari itulah, satu paket lagi belum karena HN (Harun, red) merasa paket sabu itu palsu. Sebab setelah dipakai warnanya hitam,” kata Darmawan. Untuk itu, barang bukti yang disita itu akan diperiksakan ke Labforensik Polri cabang Palembang di Mapolda Sumsel. Jika terbukti narkoba, Harun dapat dijerat dengan Pasal 112 ayat 1 subsider Pasal 127 UU No.35/2009 tentang Narkotika. (idi/air/ce2)

——————————————

Sumber : Sumatera Ekspres

Iklan

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Pos ini dipublikasikan di Hukum dan Kriminalitas. Tandai permalink.