Disiplin PNS Masih “Kucing-Kucingan”

Tebing Tinggi – Kedisiplinan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Empat Lawang, sebagian besar masih terkesan “kucing-kucingan”, bahkan PNS belum sepenuhnya memahami tugas dan tanggungjawab sebagai abdi negara.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Empat Lawang, H Januarsah Hambali saat melantik kepala sekolah (kepsek) dan jajaran pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Empat Lawang, Kamis (3/7).

“Kalau di Empat Lawang kucing mahal, PNS nya kucing-kucingan. Absensi kadang nitip sama rekannya saja, sementara orangnnya entah kemana,” sesal Januarsah.

Pelanggaran Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 tentang Kedisiplinan Pegawai, sepertinya sudah biasa di Empat Lawang. Ini juga sebutnya, menjadi evaluasi dan pekerjaan rumah (PR) kedepan. BKD ucapnya, akan bersikap tegas dalam memberikan sanksi sesuai jenjangnya.

Januarsah menegaskan, jika ada pelanggaran kedisiplinan yang dilakukan oleh PNS di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), maka pimpinan SKPD tersebut juga akan dikenakan sanksi. Sebab sebut Januarsah, mereka dianggap telah bekerjasama menutupi kesalahan bawahannya demi kepentingan pribadi. ”Malah yang melanggar bisa dimaafkan, sementara pimpinan menerima sanksi tegas sesuai ketentuan,” jelasnya.

Contohnya saja terang dia, jika ada guru malas tapi kepsek tidak melaporkannya, maka secara berjenjang sanksi diberikan. Sanksi tersebut pertama akan diberikan kepada kepsek, baru kemudian bidang pendidikan hingga Kepala Disdik nya.

“Ini kan rumit, kesalahan bawahan menjadi tanggungjawab atasan. Makanya atasan harus tegas, tidak memihak atau tebang pilih saat ada kesalahan dari jajarannya. Namun, pimpinan juga harus kasih contoh baik ke bawahan,” ungkapnya.

Mengenai disiplin sendiri diakui Januarsah, dalam dua tahun terakhir tercatat tujuh PNS Empat Lawang, diberhentikan tidak hormat. Semua tersangkut masalah disiplin dan tanggungjawab menjalankan tugas, bayangkan saja ada guru di Empat Lawang ketahuan nyambi tugas sebagai dosen di Yogyakarta.

BKD sempat kecolongan, karena sudah hampir setahun lebih oknum PNS tersebut tidak menjalankan tugas di Empat Lawang. Oleh sebab itu, kedepan BKD akan memaksimalkan pengawasan kedisiplinan PNS. Termasuk penerapan sanksi tegas jika ada pelanggaran.

Sementara itu Kepala Disdik Empat Lawang, Agusni Effendi memastikan, siap melakukan evaluasi dan pengawasan kedisiplinan jajarannya, terutama kinerja kepsek dan para guru. Sebab, dalam peningkatan investasi Sumber Daya Manusia (SDM), peran pendidikan sangat penting diutamakan. “Kita siap memberikan sanksi tegas, jika jajaran Disdik ada PNS malas dan tidak menjalankan tupoksi sesuai kinerjanya,” tukasnya. (Saukani/021)

——————————————

Sumber : Kabar Sumatera

Iklan

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.