Kec. Muara Payang Lahat dan Kab. Empat Lawang, Rawan Lakalantas dan Perampokan 


Foto: Tampak Jalan Raya Pagar Alam- Bengkulu yang menghubungkan Desa Muara Gelumpai dengan Muara Payang yang mempunyai tikungan yang cukup tajam dan juga daerah perbatasan yang menyebabkan rawan Lakalantas dan Perampokan. (Hendra).

Lahat – Pengguna Jalan Raya Pagar Alam-Bengkulu yang melalui hutan yang menghubungkan Desa Muara Gelumpai dengan Muara Payang selalu berhati-hati melintas dijalan tersebut pasalnya banyak tikungan yang cukup tajam, dan menurun serta juga merupakan daerah perbatasan dengan Kabupaten 4 Lawang sehingga sangat Rawan Lakalantas dan Perampokan khususnya kendaraan roda dua.

“Ya kalu kami nak pegi kepasar (Kota Pagar Alam-Red) melintasi hutan Jalan Raya nek menghubungkah dusun Muara Payang nga Dusun Muara Gelumpai kami sangat berhati-hati karne banyak tikungan tajam, nga tuhunan, serte daerah ni perbatasan dengan aderah lintang nga dekbedie Pos Polisi rawan lewat jalan tu nga sering menyebabkan kecelakaan nga perampokan khususnya motor.” ujar Randi Warga Desa Muara Payang Kecamatan Muara Payang yang sering melintas di Jalan tersebut untuk Kuliah Di Pagar Alam.

Karena daerah tersebut berbatasan langsung dengan Kabupaten 4 Lawang dan juga hutan yang menghubungkan Desa Muara Gelumpai dengan Muara Payang sehingga sangat rentan menyebabakan kecelakaan dan perampokan dengan senjata tajam pada saat malam hari dan juga terasa sangat angker karena gelap, ungkapnya.

Kemudian Randi mengatakan Akses jalan yang menghubungkan masyarakat Desa Muara Gelumpai dan Desa Muara Payang tersebut minim penerangan dan gelap warga yang ingin melintas jika karena terpaksa karena keperluan sangat penting harus berpikir beberapa kali untuk melintas di jalan tersebut, tuturnya.

Selanjut Lampu penerangan jalan hanya ada didesa-desa saja, tetapi yang dijalan perbatasan yang menghubungkan desa tidak ada sama sekali, jalan yang perbatasan desa-desa tersebut tidak terlalu panjang, jadi menurutnya dipasang 2 atau 3 saja sudah cukup, katanya.

“Ya jalan yang menghubungkan dusun- dusun dikecamatan Muara Payang yang utan tidak terlalu panjang sehingge dipasang due atau tige lampu penerangan bae lak cukup, jangan didusun-dusun bae nek ade penerangan e, ame didusun dide kah bedie bandit nak merampok,” jelasnya.

Lebih lanjut Randi mengatakan selain minim lampu penerangan jalan yang menyebabkan rawan perampokan juga karena desa Muara Payang kecamatan Muara Payang merupakan perbatasan dengan Kabupaten Empat Lawang, tukasnya. (Hendra)

——————————————

Sumber : Radar Online

Iklan

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Sampingan | Pos ini dipublikasikan di Hukum dan Kriminalitas. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s