Antisipasi Daging Gelonggongan, Pemkab Empatlawang Bentuk Tim

TEBINGTINGGI – Menjelang hari raya Idul Adha Pemerintah Kabupaten (Pemkab)Empatlawang melalui Dinas Peternakan, Perikanan dan Tanaman Pangan akan memantau penjualan daging di pasaran.

Hal ini sebagai antisipasi peredaran daging gelonggongan ataupun daging yang tidak layak dikonsumsi lainnya.

Kepala Dinas Pertanian, Perternakan, Perikanan dan Ketahanan Pangan Rudianto kepada wartawan, Selasa (24/9/2013) mengatakan, pihaknya akan membentuk tim untuk melakukan pemantauan yang nanti juga akan bekerjasama dengan instansi terkait seperti Dinas Kesehatan, Perdagangan dan instansi lainnya. Karena menjelang Idul Adha banyak sekali kebutuhan akan daging.

Selain itu banyak juga yang membeli hewan ternak untuk dijadikan hewan kurban, seperti kambing dan sapi.

“Diimbau kepada para konsumen untuk lebih berhati-hati memilih daging atau setidaknya lebih berhati-hati membeli hewan kurban baik kambing maupun sapi. Setiap tahun kita lakukan pengawasan ekstra ketat menjelang Idul Fitri maupun Idul Adha, namun tahun sebelumnya belum ditemukan daging yang menggunakan pengawet dan kita juga berharap agar nantinya jangan sampai ada pejualannya,” ujarnya.

Diterangkannya, salah satu ciri yang bisa terlihat jelas bila daging tersebut mengandung bahan pengawet adalah tidak dihinggapi oleh lalat.

Kalau sudah begitu sudah bisa dipastikan sudah tidak layak dikonsumsi lagi, karena bisa mengakibatkan penyakit tertentu.

“Sama halnya dengan daging ayam, tidak berbeda dengan daging sapi memiliki warna kulit pucat selain itu dagingnya sedikit kenyal,” jelasnya.(Wiliem WK)

——————————————

Sumber : palembang.tribunnews.com

Iklan

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Sampingan | Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s