Polres Empatlawang Dalami Adegan Mesum Guru dan Siswi di Sungai

TEBING TINGGI – Kepolisian Resort (Polres) Empatlawang akan mendalami kasus adegan mesum yang diduga melibatkan siswa salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri di Kabupaten Empatlawang.

Hal ini disampaikan Kapolres Empatlawang, AKBP Ridwan melalui Kasatreskrim, AKP Nanang Supriatna kepada wartawan ketika ditemui di ruangannya, Senin (23/9/2013).

Dikatakannya, Polres Empatlawang melalui Satuan Intel Polres Empatlawang akan mendalami rekaman video adegan yang membuat resah di tengah masyarakat setelah beredar luas ke masyarakat umum.

“Hasil lidik akan dilapinfokan ke Reskrim untuk dilakukan penyelidikan. Dua proses penyelidikan yang akan dilakukan, yakni terhadap pelaku adegan yang bisa dikenakan pasal UU Pornografi dan penyebar yang bisa dikenakan pasal tentang ITE,” ungkapnya.

Sebelumnya, dunia pendidikan di Kabupaten Empatlawang benar-benar tercoreng ulah guru dan murid yang merekam adegan mesra mereka di sungai.

Rekaman yang menyebar setelah diunggah ke jejaring sosial You Tube dan menyebar dari handphone kini menghebohkan masyarakat dan sekolah tempat guru tersebut bertugas.

Rekaman guru honorer salah satu SMK Negeri di Kabupaten Empatlawang dengan dua teman pemuda lainnya yang terlibat asmara dengan telah menyebar luas ke tengah masyarakat.

Rekaman berdurasi 08.16 detik tersebut juga menyebar dari handphone ke handphone via bluetoot dan perangkat lainnya.

Dalam rekaman video yang diduga direkam di sungai salah satu lokasi wisata di Kecamatan Tebingtinggi yang dikenal dengan nama Muare ini menampilkan guru honorer mata pelajaran otomatif berinisial HS dan dua teman prianya berinisial He dan Yo sedang bermesraan dengan tiga siswanya berinisial Di, Se dan Re beserta dua siswi lainnya yang masih duduk di SMP berinisial In dan Rt.

Dalam keadaan basah kuyub di atas sungai yang memang jernih dan bermuara ke Sungai Musi ini, delapan orang ini tampak bermesraan, berpelukan dan berciuman tanpa rasa malu saat direkam oleh temannya sendiri, bahkan tampak dua wanita berciuman ala lesbian.

Berulang-ulang kali sang perekam video menyebut pasangan tersebut untuk beradegan layaknya sutradara film.

Adegan seronok ini pun mendapat sorotan dan kecaman keras dari masyarakat. Karena apa yang dilakukan tidak menunjukan seorang berpendidikan, apalagi dilakukan oleh kalangan pendidik itu sendiri.

Hal ini dinilai sangat mencoreng dunia pendidikan, terutama di wilayah Kabupaten Empatlawang. (Wiliem WK)

——————————————

Sumber : Sriwijaya Post

Iklan

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Sampingan | Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s