Jembatan Miring Bikin Was-was Petani


Gambar ; “Jembatan di Desa Terusan Baru yang miring karena ambruk diterjang arus sungai”. (photo ; Sriwijaya Post)

TEBING TINGGI – Ambruknya jembatan akibat diterjang arus sungai beberapa bulan lalu, hingga kini belum ada upaya perbaikan. Akibat kondisi jembatan yang miring ini, petani yang melaluinya menjadi was-was.

Dari pengamatan di lapangan, Jumat (20/9/2013), kondisi jembatan menuju areal perkebunan di Desa Terusan Baru, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Empatlawang Sumatera Selatan ini kiang miring.
Akibatnya petani dari desa setempat dan sekitarnya yang memanfaatkan jembatan tersebut terpaksa ekstra hati-hati.

Para petani pun mengaku merasa was-was saat berkendaraan melalui jembatan tersebut, terutama pada waktu bermuatan berat.

“Jembatan ini merupakan sarana utama penyeberangan menuju kebun atau sebaliknya menangkut hasil panen dari kebun ke desa. Karena kondisinya seperti ini yang hingga kini belum diperbaiki, kami merasa was-was saat melintas,” ungkap Firdaus, salah seorang petani warga desa Terusan baru.

Dikatakannya, kerusakan ini perlu mendapat perhatian dari pemerintah kalaupun memungkinkan dengan membangun jembatan baru, karena untuk perbaikannya bila diperhitungkan juga memakan biaya yang besar.

“Pada intinya kami butuh jembatan bagus, apakah diperbaiki yang lama atau membangun baru tidak menjadi masalah. Kalau seperti ini dikhawatirkan akan ambruk seluruhnya, sehingga tidak bisa ke kebun lagi,” ungkapnya. (Wiliem WK)

——————————————

Sumber : palembang.tribunnews.com

Iklan

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Sampingan | Pos ini dipublikasikan di Kabar Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s