Caleg Keluhkan Larangan Baleho

TEBING TINGGI – Adanya peraturan KPU tentang larangan penggunaan baleho sebagai alat kampanye dan sosialisasi dikeluhkan Caleg DPRD Empat Lawang.

Soalnya, larangan tersebut dianggap sebagai pembatas ruang gerak sosialisasi para caleg kepada calon pemilih mereka di masing-masing daerah pemilihan (Dapil).

Seperti diungkapkan, Caleg dari Dapil 1 Tebing Tinggi-Saling yang meminta namanya tak disebutkan mengatakan, larangan tersebut jelas mempersulit mereka.

“Jelas menyulitkan bagaimana kita mau bersosialisasi kepada calon pemilih. Apalagi kesempatan dan jadwal berkampanye nantinya dibatasi,” jelasnya.

Padahal pemasangan baleho sendiri merupakan media yang efektif untuk mengenalkan diri, terutama bagi mereka sebagai caleg baru.

“Pilkada saja yang notabene orang-orangnya sudah lumayan dikenal masih pakai baliho besar-besar mengapa untuk caleg dilakukan pembatasan dan larangan,”jelasnya.

Senada caleg incumbent dari PKB, Indra Farazak yang kembali mencalonkan diri mengatakan, larangan tersebut jelas merugikan baik caleg baru maupun yang lama.

Hanya saja jika memang ada pembatasan ditempat tempat tertentu hal itu tidak menjadi persoalan.

“Karena ini menjadi alat atau media dalam mengenalkan diri, sehingga warga bisa mengenali wakil-wakil mereka,’’ jelasnya.

Dikhawatirkan, jika adanya larangan bagi caleg mengenalkan diri melalui baliho, maka pemilih akan memilih tanpa mengetahui kredibilitas caleg tersebut.

“Jadi sesama calon pemilih dapat bertukar informasi mengenai caleg itu sendiri. Sehingga nanti tidak ada istilah beli kucing dalam karung,” ujarnya. (omi)

——————————————

Sumber : Palembang Pos

Iklan

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Sampingan | Pos ini dipublikasikan di Politik. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s