RPH Tak Berfungsi

*Pengawasan Daging Lemah*

SALING – Bangunan Rumah Potong Hewan (RPH) di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Talang 12 Desa Lubuk Kelumpang Kecamatan Saling, hingga kini belum difungsikan. Padahal bangunan tersebut sudah rampung sejak 2012 lalu.

Akibat belum berfungsinya RPH, pengawasan daging berlabel halal di Kabupaten Empat Lawang masih lemah.
Dinas Pertanian, Peternakan, Perikanan dan Ketahanan Pangan (DP3KP) kesulitan untuk melakukan pengawasan.

Kepala Dinas Peternakan Pertanian Perikanan dan Ketahanan Pangan (DP3KP) Empat Lawang, Rudianto SP mengatakan, belum difungsikanya bangunan tersebut, karena peralatan pendukung operasional belum tersedia. Sehingga, secara teknis aktifitas pemotongan hewan di lokasi tersebut belum bisa dilaksanakan.

“Bangunannya sudah selesai, tapi alat-alat pendukung belum ada,” ujarnya, kemarin.

Bangunan RPH itu sendiri menggunakan anggaran Pusat Kementerian Pertanian (Kementan) RI. Sedangkan Kabupaten Empat Lawang hanya menyediakan lahan sebagai sharing pembangunan RPH.

Saat ini, aktfitas pemotongan hewan di Empat Lawang masih dilakukan oleh warga atau para pedagang daging. “Itu yang bangun Pemerintah Pusat, kita hanya menyediakan lahan saja. Pembangunan RPH memang atas permintaan kita. Awal kita minta dua RPH yaitu Tebing Tinggi dan di Pendopo,” jelasnya.

Peralatan pendukung operasional itu juga disediakan Pemerintah Pusat. Termasuk tenaga kerja yang akan melaksanakan aktifitas pemotongan. Bahkan disana akan disediakan tim pemantau kesehatan hewan, sehingga hewan yang disembelih memang layak untuk dikonsumsi.

“Apa saja alat-alatnya kita juga kurang memahami. Termasuk kapan resminya RPH beroperasi juga belum ada pemberitahuan,” tandasnya. (omi)

——————————————

Sumber : Palembang Pos

Iklan

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Sampingan | Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s