Pelajar Nekat Naik ke Atap Mobil


*Belasan pelajar di Tebing Tinggi banyak yang nekat naik ke atap mobil saat hendak berangkat dan pulang sekolah tanpa mengindahkan keselamatan mereka.*

TEBING TINGGI – Keterbatasan angkutan umum menjadi alasan puluhan pelajar di Tebing Tinggi masih nekat naik ke atas atap mobil angkutan desa (angdes) saat hendak berangkat maupun pulang dari sekolah.

Meskipun saat ini Empatlawang sudah memiliki Mapolres dan puluhan personel Satlantas khususnya di Tebing Tinggi, pemandangan yang membuat para orang tua cemas dan khawatir masih terus saja terjadi. Terutama di jalan utama Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Tebing Tinggi. Angdes jenis colt T beratap di bagian belakangnya diisi oleh puluhan pelajar, dari yang berseragam SD, SMP, maupun SMA. Di mana para pelajar tersebut, bukan hanya duduk, melainkan juga bergelantungan bahkan naik ke atap mobil.

“Pokoknya kami berebut biar bisa berangkat sekolah atau pulang kak, karena kalau tidak kami bisa terlambat,” ujar salah seorang pelajar SMP di Tebing Tinggi, Ferdi.

Dia mengatakan, jumlah angdes di Tebing Tinggi yang bisa mengangkut para pelajar sangat sedikit. Apalagi untuk trayek atau ke arah Muara Saling sangat minim sehingga saat ada angdes yang melintas mereka menyetop dan berebut naik. “Ada yang dapat tempat duduk ada yang tidak. Makanya, banyak yang bergantungan atau naik ke atap,” ujar Ferdi.

Pantauan di lapangan, para pelajar tersebut sudah sangat terbiasa dengan kondisi tersebut. Padahal kondisi jalan di Tebing Tinggi cukup ramai, mengingat jalan tersebut merupakan jalan trans Sumatera yang dilewati berbagai jenis kendaraan. Namun sepertinya, para pelajar tersebut tidak mengindahkan hal tersebut, termasuk kemungkinan terjadinya kecelakaan.

Pengendara angdes yang meminta namanya tidak disebutkan saat dikonfirmasi berdalih, mereka tidak bisa menolak kehendak para pelajar tersebut. Apalagi saat mobil berhenti para pelajar tersebut berebut ingin naik. “Tidak kami ajak malah mereka mengejar. Jadi, mau tidak mau kami angkut semua. Namun, kami tetap ingatkan untuk berhati-hati,” ujar dia.

Sementara, seorang personel Satlantas Polres Empatlawang yang meminta namanya tidak disebut mengatakan, pihaknya sudah berulang kali mengingatkan para sopir agar tidak mengangkut pelajar sampai naik ke atap mobil. Hanya saja, masih saja ada pengendara yang melakukan hal itu.

“Yang jelas, kalau kami lihat jelas dicegah tapi memang kondisinya seperti itu, masih tetap saja ada. Mungkin karena mobilnya juga sedikit,” ujar dia. (Irhamudin)

——————————————

Sumber : Koran Sindo

Iklan

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Sampingan | Pos ini dipublikasikan di Kabar Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s