Oknum Pejabat Empatlawang Adu Jotos

TEBING TINGGI – Dua orang pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang, dengan inisial “S” dan “T” terlibat “Adu Jotos”, Jumat (30/8) di ruang rapat Pemkab Empat Lawang sekitar pukul 10.30 WIB.

Kedua pejabat eselon yang beda instansi ini berkelahi, diduga hanya karena mempertahankan ego dan pendapatnya saat rapat sedang berlangsung.

Informasi yang berhasil dihimpun, saat itu Pemkab Empat Lawang sedang melakukan persiapan rapat menjelang dilaksanakannya kegiatan Triboatthon yang rencananya akan digelar akhir tahun ini. Rapat tersebut dihadiri oleh beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), khususnya SKPD yang berkaitan langsung dengan kegiatan dimaksud.

Diduga, antara S dan T menguatarakan argumennya masing-masing untuk memperoleh hasil terbaik. Namun, keduanya tidak bisa menahan emosi yang berujung adu jotos seperti anak kecil. Beruntung perilaku tidak terpuji ini cepat dilerai oleh pejabat lainnya yang hadir, sehingga keduanya bisa dipisahkan. Namun akibat kejadian ini, rapat tersebut tidak kondusif lagi karena aksi kedua pejabat ini sempat menjadi tontonan beberapa pegawai Pemkab Empat Lawang yang ada di sekitar ruangan rapat.

“Ado pejabat yang begoco, la betinjuan nian,” ungkap salah satu TKS di Pemkab Empat Lawang bercerita dengan teman- temannya.

Beberapa pejabat eselon II dan III yang hadir mengikuti rapat, menyesalkan perbuatan S dan T yang mempertontonkan aksi brutal di depan umum. “Tidak layak seorang pejabat seperti itu, apalagi hanya karena beda pendapat,” ujar salah satu pejabat eselon II yang tidak berkenan namanya disebutkan.

Sementara itu, Dedi Haryanto, salah satu anggota DPRD Empat Lawang mengatakan, perbuatan dua pejabat yang bertugas di Dishubkominfo dan Disbudpar ini, sudah mencoreng citra PNS secara umum dan mencoreng nama instansinya masing- masing.

“Perbuatan keduanya sangat tidak patut ditiru. Masalah beda argument itu hal biasa, tidak mesti diselesaikan dengan adu otot,” ujar Dedi. Dedi berharap, permasalahan keduanya bisa segera diselesaikan, sehingga keinerjanya sebagai PNS di instansi masing-masing tidak terganggu.

“Pejabat yang berwenang dalam hal ini Sekda sebagai PNS tertinggi, hendaknya bisa menyelesaikan masalah ini dengan cepat dan bijaksana tanpa harus melalui jalur hukum,” pungkasnya. (Tono)

——————————————

Sumber : KABARkite.com

Iklan

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Sampingan | Pos ini dipublikasikan di Kabar Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s