Jalan Poros Harus Difungsikan


Gubernur Sumsel Alex Noerdin saat meresmikan penggunaan Jembatan Musi II pada HUT ke-6 Kabupaten Empatlawang April lalu.

TEBING TINGGI – Warga Empatlawang khususnya Tebing Tinggi berharap agar jalan lingkar dan Jembatan Musi II Tebing Tinggi segera difungsikan termasuk jalan poros Tebing Tinggi–Pendopo.

Karena kedua proyek tersebut sudah diresmikan Gubernur Sumsel Alex Noerdin saat menghadiri HUT ke-6 Kabupaten Empatlawang bulan April lalu.

Namun hingga kini kedua ruas jalan dan jembatan tersebut belum difungsikan. Menurut Hamdan, warga Kecamatan Jayaloka Tebing Tinggi, jika sudah difungsikan khususnya jalan lingkar, kemacetan khususnya di Jalinsum yang melewati Pasar Tebing Tinggidapat diatasi.

Dengan belum bisa difungsikannya jalan tersebut, mau tidak mau pengendara yang melintas khususnya pagi hari harus mengalami kemacetan tersebut.

“Dulu katanya tahun 2013 ini sudah bisa difungsikan, tapi nyatanya usai diresmikan 4 bulan lalu belum juga difungsikan,” ujarnya.

Menurutnya, ada baiknya pemerintah tidak buru-buru dalam meresmikan bangunan atau proyek, hingga menunggu benar-benar siap agar tidak menimbulkan pertanyaan. Apalagi untuk jalan lingkar, warga mengira jalan lingkar sudah bisa dilalui kendaraan pemudik.

“Buktinya masih lewat Jayaloka ini, berarti memang belum siap meski sudah diresmikan oleh gubernur,” tukasnya.

Andis, warga lain juga mengatakan, warga berharap nantinya setelah Bupati Empatlawang dilantik jalan lingkar dan Jembatan Musi II segera difungsikan. Karena menurutnya sangat mengherankan, untuk melewati jalur Jalinsum dengan panjang tidak sampai 1 km harus membutuhkan waktu lebih dari setengah jam.

“Kalau usai pelantikan bupati nanti belum juga diresmikan, patut juga dipertanyakan ada apa dengan proyek tersebut,” jelasnya.

Terpisah, Kabid Perhubungan Dishubkominfo Empatlawang Suhandi tidak membantah jika jalang lingkar di Tebing Tinggi belum bisa difungsikan, khususnya selama arus mudik dan balik Idul Fitri lalu. Apalagi untuk dilewati kendaraan berukuran besar.

Hanya saja, alasan secara teknis untuk itu menjadi kewenangan pihak Dinas PU Bina Marga Empatlawang yang lebih mengetahuinya. “Karena belum bisa dilewati, jadi untuk arus mudik dan balik beberapa waktu lalu tetap melewati jalur alternatif seperti tahun lalu,” ujarnya. (Irhamudin)

——————————————

Sumber : Koran Sindo

Iklan

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Sampingan | Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s