Puluhan Hektar Sawah Diserang Hama Tikus


Tanaman padi milik petani di areal persawahan Sawah Lebar yang rusak akibat serangan hama tikus. Serangan hama tikus sudah terjadi sejak beberapa waktu lalu. Photo ; Wiliem WK/Sripoku.com

PENDOPO – Puluhan hektare sawah disejumlah areal persawahan dalam Kecamatan Pendopo, Empat Lawang diserang hama tikus. Banyak tanaman padi mati sebelum berbuah.Tak ayal banyak mengalami gagal panen. Gerombolan hewan pengerat ini merusak padi sejak berumur 1,5 bulan hingga berbuah.

Pantauan dilapangan, areal persawahan yang diserang hama tikus cukup luas, seperti sawah lebar, Tebat Besar dan areal persawahan sekitarnya.

Tanaman padi yang dirusak hama tikus terkulai layu, hingga mati, karena tikus memakan mulai dari batang. Tanaman padi semestinya sudah dipanen tak berbuah. Sementara rumpun padi kondisinya mati dengan daun mengering.

Tak hanya itu, hama yang memang ditakuti warga, karena serangannya tak bisa dicegah ini juga merusak tanaman padi petani yang mulai berbuah. Sehingga dipastikan akan mengalami gagal panen.

Sejumlah petani mengeluh akibat serangan hama musiman ini. Usaha mereka melakukan pembasmian hingga pemberian racun tak membuahkan hasil.

“Satu tengkelpun (tangkai,red) kami tidak memanennya. Tanaman padi seluas 7 bidang semua rusak akibat serangan tikus,” ungkap Gofur, petani di areal Sawah Lebar, Desa Gunung Meraksa Baru, Pendopo.

Dikatakannya, serangan tikus dimulai tanaman berumur 1,5 bulan atau tanaman hendak berbuah, hingga tanaman sudah berbuah.
Bahkan, tanaman padi yang sudah dirusak masih banyak didapati tikus yang berkeliaran di tengah persawahan.

“Kebanyakan tikus ini membuat sarang dengan melobangi pematang sawah. Saat mereka menyerang bergerombolan dengan jumlah yang banyak, sehingga dengan sekejap saja tanaman sudah rusak,” imbuhnya.

“Kami kewalahan karena jika musim tikusan sepertinya tak ada lagi langkah antisipasi ataupun pencegahan. Kalau diserang gerombolan ini, padi sekejap rusak dan gagal panen,” ungkap Asnawi.

Sementara, Kepala Dinas Pertanian, Peternakan, Perikanan (DP3) Empat Lawang, Rudianto SP ketika dihubungi phonselnya bernada tak aktif dan hingga berita ini diturunkan melalui pesan singkat tak dibalas. (021/omi/palpos)

Iklan

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Sampingan | Pos ini dipublikasikan di Kabar Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s