Pembunuh Istri Serahkan Diri – Pelaku Sempat Tenggak Racun Rumput

LAHAT – Angga (20), pelaku pembunuh istrinya sendiri, Ros, 20, warga Desa Gunung Liwat, Kecamatan Sukamerindu, Lahat pada Senin (29/8) malam, akhirnya menyerahkan diri ke Polsek Pajar Bulan, kemarin.

Namun, kondisi warga Desa Muara Pinang, Kecamatan Muara Pinang, Kabupaten Empatlawang ini cukup mengenaskan karena sebelum menyerahkan diri kepada petugas, Angga terlebih dulu meminum racun rumput.

Beruntung, nyawa Angga masih bisa diselamatkan setelah mendapat perawatan di RSUD Lahat.

Menurut penuturan keluarga Angga, setelah menghabisi nyawa sang istri dengan sebilah pisau, pelaku langsung melarikan diri ke wilayah Tanjung Sakti, Lahat.
Angga juga sempat kabur ke arah Provinsi Jambi. “Selama pelariannya, dia dihantui rasa bersalah telah membunuh istrinya. Lama-kelamaan dia frustasi lantas meminum racun rumput,” ungkap salah satu keluarga pelaku, yang enggan disebut namanya, saat ditemui di RSUD Lahat, kemarin.

Peristiwa memilukan yang terjadi di rumah orang tua Ros di Desa Gunung Liwat, sekitar pukul 20.30 WIB, Senin (29/7).Bermula saat korban memutuskan pulang ke rumah orang tuanya, sekitar seminggu lalu di Empatlawang.
Korban merasa kerap menerima penganiayaan dari pelaku.

Di malam nahas tersebut, pelaku bermaksud mengajak korban dan putranya yang berusia sembilan bulan untuk kembali ke rumahnya. Namun, ajakan tersebut justru ditolak Ros. Melihat hal itu, emosi Angga pun memuncak dan keduanya pun terlibat adu mulut. Entah apa yang terjadi, kemudian tiba-tiba Angga langsung mengeluarkan sebilah pisau. Tanpa bisa menghindar, Angga menusukkan pisau itu ke arah ulu hati, bagian bawah ketiak, lengan kanan, serta bagian perut sang Istri.
Melihat sang istri sudah berlumur darah, pelaku pun kabur ke arah hutan.Sementara korban ditemukan terkapar di lantai rumah orang tuanya.

Kapolres Lahat AKBP Budi Suryanto melalui Kapolsek Pajar Bulan Iptu Liswan mengaku telah sepekan melakukan pengejaran terhadap tersangka Angga. Namun, karena tersangka berpindah-pindah lokasi, hingga pihaknya kesulitan membekuk tersangka.

“Kami masih menunggu keterangan dari dokter dulu, apabila sudah memungkinkan untuk membawa tersangka, sehingga akan segera kami bawa dan proses,” ucap Liswan.

Atas perbuatannya, tersangka akan dijerat Pasal 351 ayat 3 jo Pasal 338 tentang pembunuhan.

Pihak keluarga korban sendiri telah menyerahkan kasus tersebut kepada pihak polisi. “Keluarga korban meminta pelaku dihukum yang seberat-seberatnya,” ucapnya. (Andhiko tungga alam)

——————————————

Sumber : Koran Sindo

Iklan

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Sampingan | Pos ini dipublikasikan di Hukum dan Kriminalitas. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s