Warga Keracunan, Dinkes Empatlawang Diminta Turun Tangan

TEBINGTINGGI – Peristiwa keracunan jamur yang merenggut nyawa tiga korban dan puluhan terpaksa mendapat perawatan medis menyedot perhatian masyarakat. Hingga saat ini masih menjadi buah bibir di tengah masyarakat.

Belum adanya kepastian racun yang menyebabkan jamur yang dijual pedagang keliling tersebut masih menimbulkan tanda tanya di kalangan masyarakat. Keluarga korban juga meminta agar pihak terkait agar bisa memastikan penyebabnya, bahkan meminta agar instansi terkait turun ke lapangan melakukan pemeriksaan dan penyelidikan.

“Hal ini jangan disepelekan karena sudah banyak memakan korban, bahkan hingga meninggal. Semestinya instansi terkait cepat tanggap baik melakukan pemeriksaan ataupun penyelidikan, bila memungkinkan turun ke lapangan,” ungkap Alex, seorang anggota keluarga korban, Minggu (28/7/2015).

Dikatakannya, dapat dipastikan racun dari jamur yang disantap bersama keluarga setelah membeli dari pedagang keliling yang kabarnya mengambil dari areal perkebunan salah satu warga di daerah 3A Mekartijaya. Dari sinilah menimbulkan tanda tanya, apakah memang racun tersebut dari jamur atau jamur tersebut telah diracun oleh pemilik kebun.

“Ada dua kemungkinan, kalau bukan jamur itu memang beracun, bisa jadi telah diracun oleh pemilik kebun. Ya, mungkin saja pemilik sudah meracun rumput termasuk jamur karena mengganggu tanaman. Sementara pedagang keliling mengambilnya tanpa sepengetahuan pemilik,” jelasnya.

Lebih jauh dikatakannya, peristiwa keracunan jamur ini tidak berbeda jauh dengan peristiwa keracunan di Desa Lubukbuntak Kecamatan Talangpadang lalu yang diduga disebabkan minuman Segar Sari. Ternyata setelah diselidiki, air yang dimasak tersebut diambil dari aliran siring yang di hulunya ada warga yang meracun. “Ini salah satu gambaran saja, memang tidak ada unsur kesengajaan. Yang pastinya, instansi terkait mesti mengetahui penyebabnya,” tambahnya.

Berita sebelumnya menyebutkan, sedikitnya tiga warga yang menjadi korban diduga akibat mengkonsumsi jamur meninggal dunia, yakni Sapuan (70) warga Perumnas Sejahtera, Yahima (90) warga Perumnas Cross dan Han (55) warga IIIA Mekarti Jaya.

Selain itu, 26 warga dalam wilayah Kecamatan Tebingtinggi terpaksa dilarikan ke RSUD Empatlawang untuk mendapat perawatan medis.

Dari keterangan sejumlah, mereka membeli jamur yang mereka namakan jamur Melinjo dari pedagang sayur keliling.Jamur tersebut dimasak lalu disantap bersama keluarga saat berbuka puasa. Setelah mengkonsumsi tersebut, kepala terasa pusing, perut mual diikuti muntah, badan terasa panas dingin keringat mengucur.

Kadinkes Empatlawang, Khairullah mengatakan, korban diduga mengkonsumsi jamur yang beracun. Sampel jamur tersebut sudah dikirim ke balai besar labortorium provinsi, yakni jamur yang belum dimasak dan sudah dimasak. “Saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan dari laboratorium provinsi. Paling cepat selama satu minggu, bahkan bisa dua minggu hasilnya baru bisa diketahui,” katanya. (Wiliem Wira Kusuma)

——————————————

Sumber : palembang.tribunnews.com

Iklan

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Sampingan | Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s