RAB Belum Tuntas Pencairan Dana Bedah Rumah Terhambat

TEBING TINGGI – Warga yang mendapatkan jatah program bedah rumah dari pemerintah, khususnya warga Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker) hingga saat ini masih menanti-nanti realisasi pencairan dana tersebut.

Pencairannya mendapat hambatan karena pihak Bank Rakyat Indonesia (BRI) sebagai mitra menolak untuk membantu karena Rencana Anggaran Biaya (RAB) masih bermasalah.

Salah satu Warga Paiker yang mendapatkan Program Bedah Rumah, Sopian mengaku pihaknya sudah ditemui oleh pihak BRI pada Rabu lalu, tetapi hingga kini pihaknya belum menerima dana tersebut.

“Sampai saat ini uangnya belum kami terima uangnya. Karena itu, kami mempertanyakan waktu pencairannya,” katanya, Senin (22/7/2013).

Pihak BRI UnitTebingtinggi yang mengurusi pencairan dana tersebut tidak ingin disalahkan, pihak BRI melalui Kepala Unit BRI Tebingtinggi, Firman menegaskan pihaknya tidak pernah menahan ataupun mengulur-ngulur waktu pencairan dana bedah rumah tersebut. Lantaran, masih bermasalah dengan RAB.

“Kita tidak menahan dana tersebut, yang jelas masih menunggu RAB dari pihak Bappeda masing-masing penerima dana tersebut. Dengan pertimbangan keamanan, makanya ditahan terlebih dahulu,” ungkapnya ketika dikonfirmasi.

Sementara Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Empatlawang, Nanti Kasih Ade mengaku RAB sebelumnya terdapat kekeliruan, sehingga harus ada perubahan karena sebelumnya pihaknya mengeluarkan RAB dengan harga standar Kabupaten dan ternyata harus diganti menjadi RAB harga standar toko.

“Memang ada perubahan untuk RAB-nya, karena waktu itu memakai harga standar kabupaten, ternyata harus standar toko. Setelah perbaikan selesai, maka dana akan dicairkan,” katanya.

Dikatakannya, pada Rabu dan Kamis lalu pihak BRI ke Paiker memang belum mencairkan dana, untuk masalah RAB ia menegaskan tidak akan lama lagi. “Kalau selesai(RAB) disesuaikan nanti diserahkan, kalau tidak salah tinggal saya tanda tangani saja. Insyaallah diselesaikan, karena sekarang sedang dinas luar,” katanya.

Ditambahkannya, sejauh ini untuk masalah pencairan dana sudah berjalan dengan baik dan lancar, hanya RABnya saja yang menghambat dan dapat segera diselesaikan. Jumlah penerima Bedah rumah tersebut mencapai 425 rumah tidak layak huni dengan spesifik dana disesuaikan dengan jumlah kerusakan yang ada pada rumah masing-masing penerima bedah rumah yang berkisar dari Rp 5 juta hingga Rp 7,5 juta.

“Pihak BRI sendiri mau ke lokasi, yang Paiker sudah hari Rabu dan Kamis kemaren, sementara Tebingtinggi dalam Minggu ini. Tidak ada hambatan yang berarti, nanti akan ada pengawal untuk mengarah kesana ketika pencairan,” tandasnya. ( Wiliem WK )

——————————————

Sumber : Sriwijaya Post

Iklan

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Sampingan | Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s