Masyarakat Keluhkan Makanan Kadaluwarsa Bebas Dipasaran

SALING – Masyarakat Kecamatan Saling, Kabupaten Empat Lawang, keluhkan banyak roti dan makanan instan kadaluwarsa beredar. Masyarakat minta pihak Dinas Perindustrian Perdagangan (Disperindag) mengambil tindakan.

Hamzah Zumaidi (33) warga Saling, mengaku sudah beberapa kali menemukan kasus, warga yang mengeluh karena membeli makanan dari warung-warung sekitar pemukimannya, dengan kondisi berjamur dan tanpa dilengkapi tanggal batas waktu yang digunakan oleh sumber produksi.

“Sudah banyak ibu-ibu di sini membeli makanan tapi bulukan dan berjamur. Menurut informasi dari para penjual produk tersebut berasal dari Kota Lubuklinggau,” ucapnya.

Ia juga sangat menyayangkan jika produk tidak layak konsumsi beredar luas di masyarakat tanpa pantauan sedikitpun dari pihak pemerintah, terutama lagi saat Ramadhan dan menjelang lebaran.

“Kita minta pihak pemerintah melakukan penelusuran dan mengecek langsung produk-produk tidak layak konsumsi ini, jangan sampai ada yang keracunan baru mau ditarik dari pasaran,” ucapnya.

Ia sangat menginginkan, bila ada pihak terkait seperti Dinas Kesehatan, memberikan arahan positif terhadap warga secara langsung agar tidak mengonsumsi makananyang mengandung racun.

“Kita tidak tahu ini bagus atau tidak dimakan, seharusnya dinas kesehatan yang turun tangan dan cek langsung, bila perlu kami tunjukan buktinya, hampir warung-warung di Saling ini menjual produk yang sama,” tegasnya.

Dari hasil penelusuran di lapangan, kasus ini rupanya tidak hanya terjadi di satu wilayah saja bahkan hampir di setiap desa di Kecamatan Saling dan Kecamatan Tebing Tinggi memang menjual produk yang sama.

Menanggapi hal tersebut, Camat Saling Juarsyah membenarkan, kasus ini sudah menjadi buah bibir (perbincangan) masyarakat setempat. Bahkan ia sendiri sempat membeli produk yang tidak layak konsumsi ini.

“Kita akan laporkan kepada Dinkes maupun Disperindag, kita harap mereka melakukan sidak. Kasihan masyarakat tidak tahu nanti mereka keracunan,” ungkapnya.

Ia juga mengharapkan secepatnya, produk makanan instan ini segera ditarik dari pasaran, sehingga tidak membahayakan masyarakat secara meluas.

“Ya informasinya barangnya berasal dari Linggau, saat Ramadhan mungkin barang yang lulus seleksi dijual di Linggau barang tidak layak di jual disini,” ucapnya.

Kepala Disperindag Kabupaten Empat Lawang Kifli, maupun dari pihak bersangkutan belum dapat dihubungi untuk mengkomfirmasi temuan ini. (04)

——————————————

Sumber : Linggau Pos

Iklan

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Sampingan | Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Masyarakat Keluhkan Makanan Kadaluwarsa Bebas Dipasaran

  1. JEMO 4 LAWANG berkata:

    Astaghfirullah..ngpe pule pacak bredar di tebing tinggi dan ssalig amon mknn lah kadaluarsa.lbi saro agi pihak yg brwenang lambat mnangni msla ini.in mnunjukn kinerja dinas2 di 4 lawang in tdk bkrja scara maksimal..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s