Dinkes dinilai kurang serius

TEBING TINGGI – Dinas Kesehatan Kabupaten Empat Lawang, dinilai tidak serius menangani tiga penyakit mematikan diwilayah hutan tropis.

“Tiga penyakit dimaksud bisa ular, rabies dan juga tetanus,” ucap Kades Suka Kaya, Hernaen Zakaria, kemarin.

Seharusnya, Dinas Kesehatan jeli kondisi geografis Kabupaten Empat Lawang yang 72 persen hutan produksi. Tentunya hewan ular, kalajengking dan lipan selalu menghantui warga.

Menurut Hernaen, terlihat beberapa kali pasien terkena bisa ular, semuanya tewas diperjalanan saat dirujuk ke RS dr Sobirin maupun RS Siti Aisyah.
Padahal, ungkapnya, di daerah lain pun yang bukan daerah hutan, namun menyediakan obat penyakit yang mematikan itu.

Hal ini patut dipertanyakan, kegiatan Dinkes selama ini. Bisa dikatakan program kesehatan yang menjadi prioritas hanya jalan di tempat.
“Saya rasa kalau alasannya obat cepat kadarluarsa itu tidak masuk akal. Seharusnya kalau obatnya kadaluarsa artinya perlu penganggaran obar sesuai masa kadaluarsanya,” keluhnya.

Terpisah Kepala Dinas Kesehatan, Khairullah ketika dihubungi via telpon menyatakan, bukan tak serius. Melainkan pada waktu kejadian memang, stoknya sedang habis.

Khairullah menyampaikan permohonan maaf kepada warga jika pelayanan kesehatan kurang maksimal selama ini. “Kalau tiga penyakit itu, kita anggarkan. Namun untuk dananya saya lupa,” pungkas Khairullah sembari menutup sambungan telepon.
(omi)

——————————————

Sumber : Palembang Pos

Iklan

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Sampingan | Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s