Musim kemarau, waspada kebakaran

TEBING TINGGI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Empatlawang meminta warga untuk mewaspadai api yang bisa memicu terjadinya kebakaran.

Menurut Kepala BPBD Empatlawang Hasbullah, hal ini penting mengingat saat ini kondisi cuaca sudah memasuki musim kemarau. Sehingga sangat rentan terjadinya bahaya kebakaran. Alasan yang mendasar menurutnya, karena mayoritas masyarakat Empatlawang masih menggunakan kayu bakar sebagai bahan bakar untuk memasak. Sehingga jangan sampai warga menjadi lengah.

“Ini sudah menjadi pengalaman kita beberapa tahun ini, rata-rata yang menjadi pemicu kebakaran karena api di kayu bakar yang belum padam saat pemilik rumah meninggalkan rumah,” ujarnya, Jumat (21/6/2013).

Selain itu, masih banyaknya rumah milik warga Empatlawang yang terbuat dari papan juga menjadi tingginya kejadian kebakaran di Empatlawang. Sementara saat musim kemarau, sumber air menjadi berkurang dan terbatas. Namun menurutnya,kewaspadaan dari warga itu sendiri menjadi kunci utama.

“Kami akan siap siaga untuk menanggulanginya, hanya saja antisipasi dari warga itu sendiri tetaplah diutamakan,” ujarnya.

Hanya saja menurutnya, di pihaknya juga masih memiliki kendala dalam penanggulangan bencana di Empatlawang. Kendala tersebut yaitu keterbatasan mobil operasional Tim Reaksi Cepat (TRC). Sehingga saat terjadi bencana seperti kebakaran, mereka tidak bisa bergerak dengan cepat atau tanggap reaksi.

“Itu salah satu yang menjadi hambatan kita, namun kita akan tetap berupaya untuk segera melakukan upaya penanggulangan bencana itu,” jelasnya.

Sementara Kadinsosnakertrans Empatlawang Lukman Panggarbessy mengatakan, menyikapi perubahan cuaca saat ini pihaknya juga menyiagakan personel Taganadi 10 kecamatan yang ada di Empatlawang.
Dimana menurutnya, para personel Tagana tersebut juga akan melakukan pemantauan di wilayah masing-masing untuk mengantisipasi terjadinya bencana kebakaran, baik yang terjadi di hunian warga maupun di areal hutan.

“Kita mintakan mereka untuk siaga dan melakukan pemantauan kondisi wilayah masing-masing,” ujarnya.

Apalagi menurutnya, selain musim kemarau, saat ini ancaman bencana yang dikhawatirkan terjadi adalah potensi hantaman angin puting beliung. Karena menurutnya, musim kemarau juga seringkali dibarengi dengan tiupan angin yang cukup kencang.
(Irhamudin)

——————————————

Sumber : SINDOnews.com

Iklan

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Sampingan | Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s