Pengecera BBM Mulai Menaikan Harga

TEBING TINGGI – Meskipun pemerintah belum resmi menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), namun sejumlah pengecer BBM di Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, khususnya jenis premium sudah mulai menaikkan harganya.

Jika sebelumnya hanya kisaran Rp 6.000 per liter kini sudah ada yang mematok harga eceran Rp 7000 perliter. “Sudah seminggu ini dek, karena harga BBM akan naik,” ujar salah seorang pengecer bensin di Kecamatan Tebing Tinggi.

Kenaikan harga, bukan hanya dipicu rencana kenaikan BBM. Namun, kondisi saat ini para pengecer cukup kesulitan mendapatkan stock dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Bahkan jarak tempuh dari SPBU pun menjadi perhitungan, besar kecilnya harga premium eceran.

“Kalau masih di lingkungan pasar Tebing Tinggi sekitarnya, harga bensin eceran kami berani cuma Rp 6000-7000 perliter. Nah, kalau jarak SPBU sudah cukup jauh, bisa lebih tinggi ada yang mencapai Rp 7500-8000 perliternya,” urai pengecer itu dan mewanti-wanti agar identitasnya tidak disebutkan.

Bagaimana pendapat warga tentang rencana kenaikan BBM? Dikatakan Wati (30) misalnya, ibu rumah tangga ini menolak kenaikan BBM, karena akan berpengaruh juga pada kenaikan harga sembako dan kebutuhan lainnya. Belum lagi biaya transportasi, juga dirasakan semakin sulit jika BBM tetap dinaikkan. “Kalau bisa tidak usah naik, karena walaupun naiknnya sedikit akan jadi alasan kenaikan harga sembako,” pintanya. Wati mengakui, sekarang saja harga sembako dan bahan kebutuhan rumah tangga lainnya mulai berangsur naik, padahal kenaikan harga BBM baru rencana dari pemerintah. Intinya, kata dia, kenaikan BBM akan berdampak pada perekonomian masyarakat, takutnya yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin miskin.
(tono)

——————————————

Sumber : KABARkite.com

Iklan

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Sampingan | Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s