Pemindahan Ibu Kota Kabupaten Empatlawang hanya isu

TEBING TINGGI – Bupati Empatlawang H Budi Antoni Aljufri (HBA) meminta masyarakat Empatlawang untuk tidak terpengaruh dengan isu bahwa Ibu Kota Kabupaten Empatlawang akan dipindahkan.

Dirinya juga sangat menyayangkan dengan isu yang dihembuskan sebagian kalangan menjelang Pilkada Empatlawang. Apalagi menurutnya, lokasi pemindahan tersebut dikatakan akan dilakukan di kawasan Padang Surau Kecamatan Pendopo Barat.

Pemindahan ibukota Kabupaten menurutnyabukanlah perkara mudah. Karena untuk menetapkan lokasi ibu kota kabupaten itu berdasarkan undang-undang.

“Jadi kalau hendak memindahkan ibu kota kabupaten, harus merubah dulu undang-undang,” ujarnya.

Menurutnya, rencana Pemkab Empatlawang untuk membangun kawasan Padang Surau yang selama ini terkenal sebagai kawasan rawan kriminalitas sebagai lokasi pembangunan khususnya pusat kecamatan Pendopo Barat yang baru dimekarkan. Dimana nantinya dikawasan tersebut akan dibangun kantor camat, Mapolsek, Puskesmas termasuk sekolah.

“Tebing Tinggi ditetapkan sebagai ibu kota kabupaten itu berdasarkan undang-undang, jadi kalau ada isu akan dipindahkan ke Padang Surau jangan percaya, itu tidak benar,” tukasnya.

Terpisah Ketua Forum Perjuangan Masyarakat Empat Lawang (FPML4L) HM Sohid Dj selaku salah seorang penggagas dan pejuang pemekaran Kabupaten Empatlawang sangat menyayangkan jika ada pihak yang menghembuskan atau membuka wacana untuk memindahkan ibu kota kabupaten Empatlawang setelah enam tahun lebih berdiri.

Karena menurutnya perjuangan untuk memekarkan Empatlawang dari Kabupaten Lahat tidaklah mudah dan membutuhkan waktu yang lama. Termasuk saat penetapan Tebing Tinggi sebagai ibu kota Kabupaten Empatlawang.

“Dulu saat hendak dimekarkan masalah lokasi ibu kota kabupaten juga gonjang ganjing, karena khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi akibat itu akhirnya pihak Kemendagri yang menetapkan, untuk kemudian dikeluarkan undang-undang mengenai itu,” jelasnya.

Untuk itu menurutnya, masyarakat Empatlawang jangan mudah percaya denganisu-isu semacam itu. Karena penetapan ibu kota kabupaten, bukanlah perkara mudah dan harus melibatkan pemerintah pusat serta DPR RI.

Perjuangan untuk memekarkan Empatlawang dari Lahat saja menurutnya, bukan dilakukan dalam waktu singkat. Namun belasan tahun lebih. Sehingga sangat disayangkan jika akhirnya situasi yang sudahkondusif harus kembali keruh hanya karena isu yang tidak jelas.

“Sebelum ditetapkan, dulu sangat banyak pertimbangan yang diambil dengan meminta pertimbangan dan petunjuk pihak provinsi dan pusat, jadi tidak mudah,” tukasnya.
( Irhamudin )

——————————————

Sumber : SINDOnews

Iklan

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Sampingan | Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.

2 Balasan ke Pemindahan Ibu Kota Kabupaten Empatlawang hanya isu

  1. Muhammad Napoleon Ghozali berkata:

    Sebaiknya perlu dijelaskan kepada masyarakat alasan yang dipakai untuk memilih Tebing Tinggi menjadi Ibukota kabupaten Empat Lawang. Kalau menurut saya,Pendopo lebih layak untuk menjadi Ibukota karena tempatnya di tengah-tengah dan merupakan poros jalan penting antara propinsi Sumsel dan Bengkulu. Masalah infrasturuktur yang belum siap, hal ini justru menjadi tantangan bagi pihak pemerintah bersama masyarakat untuk secara ber-sama-sama membangun secara aktif. Hal ini juga akan menggerakkan roda ekonomi desa yg selama ini sangat jarang dilibatkan. Masalah keamanan disekitar kecamatan Pendopo dan Ulu Musi adalah sanagt kritis dan perlu suatu perhatian yang sangat mendesak dari Bupati dan Jajarannya. Saya mendukung sekali pasangan Jonli untuk merealisasikan janji-janji selama kampanye untuk mebangun kabupaten Empat Lawang secara merata. Para perantau di Jawa dan di semua daerah di Indonesia hingga di Malaysia, dan timur tengah akan senang hati memberikan sumbangan untuk pembangunan Kabupaten Empat Lwang yang Makmur, Aman dan sejahterah, amin.

  2. kalu macam itu kata bupati kota tebing tambah rami..,daerah lintang tambah sepi dan rawan……..,,klo sdah rawan orang lintang yang pintar pun enggan mengbdi di 4 lawang..,contoh aj di jakarta,madiun,palembang bengkulu ..,psti mereka meninggalkan kampung halaman mencari tempat yang lebih aman,nyaman,dan sejahtera..,..so visi misi 4 lawang EMASS tidak akan terlaksana ..,mana mungkin mau sejahtera kalo yang sepi di buat tambah sepi dan yang ramai di buat tambah ramai..,apa bedanya dengan yanyian H.Rhoma Irama ..,yang kaya tambah kaya dan yang sepi tambah sepi……..,,mmmm menyedihkan……..,,kayaknya rezim soeharto akan bangkit di bumi 4 lawang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s