Klaim dana Jampersal segera dicairkan

TEBING TINGGI – Tunggakan klaim Jaminan Persalinan (Jampersal) selama Empat bulan terakhir ini, dipastikan akan segera dicairkan pada pekan ini. Pasalnya dana tersebut sudah berada di Kas Daerah, yang kemudian akan diserahkan kepada DPPKAD untuk mentransfer ke seluruh rekening UPTD Puskesmas yang ada.

Kepastian tersebut langsung disampaikan oleh Plt Kepala Dinas Kesehatan, Khoirullah melalui Kepala Bidang SDK, Syahrial Podril.

Menurutnya, pencairan dana klaim jampersal sudah lama dinanti-nantikan oleh para bidan dan akhirnya dana tersebut akan dicairkan dalam pekan ini. “Insya allah minggu-minggu ini dananya sudah bisa digunakan oleh para bidan,” ungkapnya.

Bagaimana dengan Klaim jampersal 2012 lalu ? Ia menegaskan secara teknis sambungnya, klaim jampersal memang tidak bisa langsung dianggarkan dari sebelum mengklaim karena pihak pusat juga tidak bisa mengira-ngira dana yang harus dikeluarkan untuk jampersal di setiap kabupaten/kotanya.

“Masih bisa diusulkan, dana tahun ini bisa dibayarkan apabila dana sebelumnya masih terhutang, karena memang klaim jampersal dibayarkan kalau sudah bekerja dulu dengan mengajukan klaim yang dimiliki oleh bidan,” ucapnya.

Dia memaparkan, satu klaim jampersal diuangkan sekitar Rp 640 ribu dan terdiri dari item-itemnya. Bidan juga diharuskan memiliki catatan yakni partograf.

“Yang boleh klaim jampersal hanya bidan-bidan yang meminta persyaratan persalinan, berupa KTP dan KK,” imbuhnya. Syahrial menegaskan program jampersal tetap berjalan kendati ada penunggakan.

“Program tetap berjalan, tunggakannya jika ditotal sekira Rp 700 juta,” pungkasnya.

Sebelumnya memang beberapa bidan mempertanyakan tentang pencairan dana jampersal tersebut karena tunjangan atau upah bidan tersebut belum ditunaikan oleh pemerintah, kendati peralatan serta obat-obat-obatan dipasok oleh Dinas Kesehatan namun kinerja para bidan yang rela membantu persalinan masyarakat ternyata belum diganjar dengan janji Jampersal sendiri.

“Selama Empat bulan kemarin kami (bidan) tidak menerima Jampersal, sekarang malah sudah awal tahun lagi,” ucap salah seorang bidan di Tebing Tinggi yang meminta namanya dirahasiakan.

Tertundanya tunjangan Jampersal tersebut tentu sangat mengganggu kinerja bidan dalam memberikan pelayanan, sementara Pemerintah selalu menyerukan pelayanan persalinan dengan maksimal.

Namun dengan kabar baik akan adanya pencairan dana Jampersal dalam minggu ini, diharapkan bisa memacu semangat para Bidan jampersal untuk melayani pasien ibu melahirkan.
( Tono )

——————————————

Sumber : KABARkite.com

Iklan

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Sampingan | Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s