Tercemar belerang, air Sungai Musi berbahaya

TEBING TINGGI – Seringnya air sungai Musi yang melintasi wilayah Empatlawang tercemar belerang dari Gunung Api Dempo (GAD) membuat Dinas Kesehatan (Dinkes) Empatlawang mengingatkan bahayanya.

Kadinkes Empatlawang Khairullah mengatakan, dalam periode tertentu, kadar belerang yang mencemari sungai Musi tergolong tinggi dan menyebkan biota sungai mati. Untuk itu pihaknya mengingatkan warga khususnya di DAS Musi untuk mewaspadai hal tersebut.

“Karena memang masih banyak warga di Empatlawang yang mengandalkan sungai Musi untuk sanitasi, dan terlebih lagi jangan sampai ada warga yang sampai mengonsumsi air yang tercemar belerang,” ungkapnya, Kamis (2/5/2013).

Apalagi menurutnya dalam beberapa hari ini ada gejala yang menunjukkan kadar belerang yang mencemari sungai Musi sedang tinggi. Buktinya, banyak ikan yang mengapung di permukaan sungai diduga keracunan belerang.

“Warga yang tinggal dipinggir Musi kami yakin sudah mengetahui tanda-tanda tersebut,” jelasnya.

Terpisah, Sultan warga Kelurahan Pasar Tebing Tinggi membenarkan jika saat ini sungai Musi menunjukkan gejala ketubean tersebut. Bahkan menurutnya sudah banyak warga yang mencebur ke sungai untuk mencari jika ada ikan yang mabuk. Hanya saja menurutnya, sekarang ini meskipun sedang ketubean sudah tidak banyak ikan yang didapat.

“Tanda-tandanya sudah ada, tapi belum terlalu kentara, apalagi saat ini kondisi air sedang pasang terus,” ungkapnya.
( Irhamudin )

——————————————

Sumber : SINDOnews

Iklan

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Sampingan | Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s