Pencairan Bangub Dipersulit

TEBING TINGGI – Sejumlah kepala desa (kades) di Kabupaten Empatlawang mengeluhkan mekanisme pencairan dana bantuan gubernur (bangub) di Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPBBD).
Menurut mereka, mekanisme pencarian dana tersebut seakan sengaja dipersulit pihak BPMPD. Bahkan, bukan pencairan bangub saja, begitu juga proses untuk pencairan Anggaran Dana Desa (ADD) dipersulit.

Disinyalir untuk pencarian dana tersebut, pihak BPMPD melakukan pemotongan sebesar Rp165.000 setiap desa.

Seorang kades asal Kecamatan Saling yang enggan disebutkan namanya mengatakan, mekanisme yang dijalankan BPMPD terkesan berbelitbelit.
Jadi, para kades terpaksa berulang-ulang untuk mengurusi masalah tersebut. Apalagi,pihak BPMPD Empatlawang mengharuskan pengajuan dan berkas pencarian tersebut seperti daftar usulan rencana kerja (DURK) harus dimasukkan atau dilampirkan dengan berkas ADD.

“Masalahnya mereka tidak menginformasikan tersebut dari awal,sehingga kami harus berulang kali melengkapi hal tersebut,” kata dia.

Dia mengatakan, mekanisme pencairan untuk tahun ini sangat berbeda dengan tahun sebelumnya. Pihaknya tidak mempersoalkan mengenai hal itu jika memang sudah ada informasi sebelumnya. Sehingga secara administrasi tidak kelabakan dan terkesan terburu-buru.

“Kalau sejak awal mekanismenya ada perubahan dan sudah berubah dari tahun sebelumnya maka kami tidak mempermasalahkan. Apalagi ada informasi untuk Kades yang masih dijabat Plt, pencairannya akan ditunda hingga pilkada usai,” kata dia.

Kepala BPMPD Empatlawang Aminudin Bahar membantah adanya segala bentuk pemotongan dana yang akan dialokasikan ke desa, baik dari provinsi maupun dari Kabupaten Empatlawang. Sebab, draf peruntukan anggaran tersebut sudah jelas untuk dialokasikan ke mana.
( Irhamudin )

——————————————

Sumber : Koran Sindo

Iklan

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Sampingan | Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Pencairan Bangub Dipersulit

  1. jhon surau berkata:

    KADES NYO kalu yang TELMI, JEMO RU NAK SEN……………..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s