Cuaca Ekstrim Landa Empatlawang, Warga Dihimbau Waspada

TEBING TINGGI – Warga Empatlawang diminta waspada dengan kondisi cuaca ekstrem saat ini, khususnya bahaya sambaran petir yang bisa menyebabkan kematian.

Mengingat saat ini kondisi cuaca di wilayah Empatlawang sering terjadi hujan deras disertai angin kencang dan petir, bahkan salah satu warga Desa Terusan, Kecamatan Tebing Tinggi Ron, 20, menjadi korban sambaran petir yang terjadi saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut, Senin (25/3) lalu.
Korban meninggal dunia sebelum sempat mendapatkan perawatan medis akibat luka bakar yang dialaminya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Empatlawang Hasbullah mengatakan, pihaknya mengimbau dan meminta masyarakat di Empatlawang untuk tidak berada di kawasan terbuka saat terjadi hujan disertai petir. Sebab, kondisi geografis Empatlawang memang sangat berpotensi terjadinya hujan deras yang disertai angin kencang dan petir.

“Jadi kita imbau dan ingatkan kepada masyarakat, untuk tidak berada di tempat terbuka, seperti kebun dan sawah saat terjadi hujan disertai petir,” ujarnya.

Topografi wilayah Empatlawang yang berbukit-bukit, menurut Hasbullah, juga berpotensi untuk terjadinya bencana puting beliung. Bahkan, hampir setiap tahun ada saja wilayah di Empatlawang yang menjadi lokasi bencana akibat puting beliung.

Karenanya, kesadaran masyarakat untuk waspada dan berhati-hati dengan gejala alam tersebut sangat diharapkan. Sehingga jatuhnya korban akibat hal tersebut dapat diminimalisasi.

“Apalagi, mayoritas masyarakat kita adalah petani, sehingga tidak menutup kemungkinan saat terjadi hujan disertai petir sedang berada di sawah atau kebun,” katanya.

Terpisah, Kapolsek Urban Tebing Tinggi Kompol Kudri melalui Kepala SPK Ipda Agus Sunaryo membenarkan adanya informasi warga yang meninggal dunia diduga akibat tersambar petir.

Menurutnya, dari informasi yang mereka dapatkan saat itu, korban sedang berada di kebun miliknya. Kondisi saat itu sedang hujan deras disertai petir dan korban berteduh di pondok yang ada di kebun tersebut. Korban kemudian hendak memindahkan sepeda motor miliknya ke bawah pondok. Namun, saat itulah terjadi petir dan langsung menyambar tubuh korban.

“Informasinya seperti itu dan kita berharap masyarakat untuk waspada dan berhatihati,” ungkap Agus.
( Irhamudin )

——————————————

Sumber : Koran Sindo

Iklan

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Sampingan | Pos ini dipublikasikan di Kabar Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s