Longsor di Ulu Musi Tak Ada Korban Jiwa

ULU MUSI – Kejadian longsor yang terjadi di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Ulu Musi,Kabupaten Empatlawang dua hari belakang dipastikan tidak memakan korban jiwa.

Meskipun akibat kejadian tersebut pondok hunian warga ada yang rusak karena terkena tanah yang longsor,namun sebelumnya warga yang menghuni pondok tersebut sudah pulang ke rumahnya yang ada di Desa Tanjung Agung.

Kepala Desa Tanjung Agung Suratno mengatakan,gejala retakan tanah bakalan longsor tersebut sudah nampak sejak dua minggu lalu. Sehingga warga yang menunggu pondok dan berkebun di lokasi longsor tersebut sudah berangsur pindah.
Dia mengatakan longsornya tebingan yang merupakan kebun kopi milik warga tersebut terjadi dua hari belakangan. Bahkan menurutnya secara kasat mata bisa terlihat longsor tersebut masih terus terjadi.

Kebun kopi yang mengalami longsor termasuk pondok yang menjadi korban diantaranya milik Fendi,Idit,Untung,Aziz,Surman, Jum’an serta Nawawi.

“Kondisi tanah perkebunan tersebut memang landai dan agak tebingan,tanda-tanda akan terjadi longsor itu sudah nampak sekitar dua minggu lalu,dimana banyak terdapat retakan tanah dengan lebar tidak kurang dari 2 meter,”ujarnya kemarin.

Terpisah Kapolsek Ulu Musi Iptu Fredy mengakui,dari hasil pendataan pihaknya dipastikan tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut. Hanya saja menurutnya pihaknya juga turut memantau perkembangan longsor tersebut, karena dikhawatirkan longsor masih akan terus terjadi. ( Irhamudin )

——————————————

Sumber : Koran Sindo

Iklan

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Sampingan | Pos ini dipublikasikan di Kabar Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s