20 Hektare Kebun Amblas


(ilustrasi)

ULU MUSI – Sekitar 20 hektare perkebunan dan sawah milik warga Desa Tanjung Agung kecamatanUlu Musi, terenggut oleh amblasnya tanah, beberapa hari terakhir.
Kondisi ini membuat warga khawatir akan terjadinya amblas susulan.

Kepala desa Tanjung Agung, Suratno menjelaskan, kondisi tanah amblas telah berlangsung sejak sepekan terakhir. Berawal jalan menjadi retak di area perkebunan warga hingga berujung amblasnya tanah.

“Kedalaman tanah amblas bervariasi ada hanya satu meter. Namun ada juga mencapai 8 hingga meter,” ujar Suratno.

Ditempat berbeda, terang Suratno, juga ada tanah amblas di sawah berjarak 2 Km ke bawah. Nah titik ini terdapat tanah malah membentuk gunung layaknya bisul.

Dalam waktu tertentu terjadi retakan dan pecahan tanah. Fenomena ini belum diketahui persis tapi berdampak besar.

“Yang dibutuhkan warga segera dicarikan solusi. Baik menurunkan tim ahli geologi ataupun ahli dibidangnya. Kemudian melakukan pemecahan masalah fenomena apa yang sedang terjadi di desanya,”terangnya.

Sementara, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Empat Lawang, Hasbullah mengatakan, kondisi labilnya tanah sudah dilakukan tindakan cepat.

Pihaknya menurunkan tim reaksi cepat (TCR)sebanyak 6 orang termasuk di wilayah Ulu Musi. Disisi lain, pihaknya sudah menurunkan armada PBK berikut petugas beserta beberapa peralatan penting untuk tindakan bencana.


“Sudah dilakukan tindakan cepat. Ada petugas TCR, PBK dan UPTD wilayah 4 turun kesana,” ujar Hasbullah melalui ponsel, kemarin. (omi)

——————————————

Sumber : Palembang Pos

Iklan

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Sampingan | Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s