Riska Ditemukan Tak Utuh Lagi

PAIKER – Warga Desa Nanjungan danTalang Rindai, Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker), Kabupaten Empat Lawang, Sabtu sore lalu (2/2), menemukan jasad Riska binti Rianto, mengapung di sungai. Akan tetapi, kondisi siswi kelas VI SD itu tak utuh lagi. Bagian bokongnya robek dan terburai, diduga akibat dimakan binatang buas.

Sementara, kondisinya sudah membengkak dan terdapat lebam-lebam.”Hasil visumnya belum keluar untuk mengetahui penyebab kematiannya. Sementara, banyak lebam di tubuhnya itu diduga akibat penganiayaan. Bagian tubuh korban yang hilang itu akibat dimakan binatang buas,” kata dr Deby, kepala UPTD Puskesmas Paiker, kemarin.

Camat Paiker, Sulni, ketika dikonfirmasi mengatakan, mereka a sudah melakukan pencarian selama dua hari terhadap korban, hingga akhirnya baru ditemukan Sabtu sore (2/2). Menurut Sulni, sebelumnya korban pergi mengaji bersama teman kelompok pengajian tak jauh dari rumahnya, di Desa Talang Randai. Biasanya, sepulang ngaji korban menginap di rumah neneknya yang berada persis di depan tempat pengajian.

Lantaran hari itu korban tidak pulang, orang tuanya tidak resah karena menduga korban tidur di rumah neneknya. Sampai esok sorenya, korban belum juga pulang ke rumah. Orang tuanya lalu mencari ke rumah neneknya, dan tempat pengajian. Hasilnya, korban tidak diketahui keberadaan. Alhasil, pihak keluarga, warga, pihak kecamatan dan desa serta polisi melakukan pencarian.

“Setelah dicari selama dua hari, Sabtu sore (2/2). Riska baru ditemukan di area sungai, tak jauh dari sawah milik orang tuanya sendiri. Kondisinya tertelungkup,” ungkap Sulni.

Sempat beredar kabar berbau mistis yang tidak diketahui sumbernya, bokong korban itu akibat dimakan puyang. ”Kalau perkiraan saya, bokongnya itu dimakan oleh biawak. Karena pada saat korban ditemukan, ada biawak yang tak jauh dari lokasi itu,” bantah Sulni.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Paiker Ipda Hidayat, membenarkan adanya penemuan mayat korban di sungai tersebut. Dia membantah, lebam di tubuh korban itu akibat penganiayaan. ”Saat ini dari hasil penyelidikan menyatakan bahwa korban tewas karena tenggelam,” pungkasnya. (irw/ce3)

——————————————

Sumber : Sumatra Ekspres

Iklan

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Sampingan | Pos ini dipublikasikan di Hukum dan Kriminalitas. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s