Di Kabupaten Empatlawang Cuma ada 9 Dokter PNS

TEBING TINGGI – Kabupaten Empatlawang saat ini hanya memiliki sembilan dokter dengan status pegawai negeri sipil (PNS) yang ditempatkan di tujuh puskesmas di daerah tersebut.

Jumlah tersebut jelas sangat kurang, mengingat saat ini pelayanan kesehatan terhadap masyarakat, khususnya di pedesaan, hanya mengandalkan pelayanan kesehatan dari dokter di puskesmas. Mengingat, untuk ke rumah sakit, baik di Tebing Tinggi maupun di luar Empatlawang,jaraknya cukup jauh.

Saat ini dari 10 kecamatan di Empatlawang, tujuh di antaranya sudah memiliki puskesmas. Dengan rencana untuk membangun puskesmas di tiap-tiap kecamatan yang belum ada, seperti Pendopo Barat, Saling, dan Sikap Dalam. Jelas kebutuhan akan dokter semakin bertambah.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Empatlawang Khoirullah tidak menampik masih minimnya dokter di Empatlawang.Saat ini masing-masing puskesmas hanya memiliki satu orang dokter,kecuali di Tebing Tinggi. Dia berharap ke depan ada perekrutan tenaga medis, khususnya dokter yang nantinya ditempatkan di puskesmas yang ada.

“Saat ini cuma ada sembilan orang dokter, jadi ada yang dua dan ada yang hanya satu orang untuk tiap puskesmas yang ada,”katanya.

Padahal, untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat di bidang kesehatan saat ini, mengingat jarak dan luas wilayah serta jumlah penduduk di Empatlawang,minimal ada lima orang dokter di tiap puskesmas. Dengan begitu,pelayanan dan kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan menjadi lengkap dan tidak menjadi kesulitan.

“Standarnya memang seperti itu, jadi pelayanan yang diberikan bisa menjadi lebih maksimal,”ujarnya.

Kendala lain yang dirasakan masyarakat di wilayah Empatlawang adalah tidak tersedianya tenaga dokter spesialis, baik di bawah naungan pihak Dinkes Empatlawang ataupun yang membuka praktik sendiri di wilayah Empatlawang. Kondisi tersebut juga menyulitkan warga dengan gejala atau keluhan penyakit tertentu yang harus memeriksakan diri ke kota Lahat atau Kota Lubuklinggau yang jaraknya cukup jauh.

Menurut warga,keberadaan dokter yang paling mendesak adalah dokter spesialis, dokter anak,kandungan,dan penyakit dalam. Seperti diungkapkan, Zulfikar,warga Tebing Tinggi, kemarin, dia terpaksa membawa dan memeriksakan kesehatan anaknya ke Kota Lubuklinggau. Malah, menurutnya, kendala yang ada dokter spesialis yang berpraktik juga membuka jam praktiknya sore hari.

Mengingat,jarak mengharuskan mereka harus menginap atau bermalam di Lubuklinggau.“ Coba kalau ada yang berpraktik di Tebing Tinggi, jadi jaraknya dekat karena tidak mungkin bolak-balik membawa bayi dalam kondisi sakit malam hari,”ujarnya. ( Irhamudin )

——————————————

Sumber : Koran Sindo

Iklan

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Sampingan | Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s