Pendapatan petani kopi Sumsel terancam menurun

TEBING TINGGI – Hasil panen kopi petani di wilayah Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan (Sumsel) untuk musim tahun ini diperkirakan menurun.
Penyebabnya, cuaca buruk yang terjadi beberapa bulan ini.

Umar, salah seorang petani di Desa Babatan, Kecamatan Lintang Kanan, Empat Lawan mengatakan, berdasarkan pengalaman beberapa tahun lalu, jika kemarau panjang terjadi saat musim bunga kopi mekar, biasanya hasil panen menurun. Apalagi kemarau lalu banyak sekali putik kopi yang gugur. Kondisi ini akan memengaruhi hasil panen berikutnya, karena siklus buah kopi setahun sekali.

“Kalau sudah gugur putik, harus menunggu setahun kemudian buat calon buah lagi. Otomatis panen yang akan dihadapi, buahnyasudah berkurang,” ujarnya, Rabu (23/1/2013).

Dia mencontohkan, jika cuaca normal dan baik untuk perkembangan bunga dan putik kopi, bisa menghasilkan satu juta biji kopi per hektare. Jika terkendala kemarau panjangsaat musim bunga dan putik, hasilnya akan berkurang.

“Yang bagus, jangan terlalu panas dan hujanya jangan terlalu sering, tapi kemarin kemaraunya sampai beberapa bulan,” kata dia.

Menurunya hasil panen berdampak pada pendapatan. Para petani kopi berharap, harga kopi akan mengalami kenaikan. Sehingga perekonomian terselamatkan. “Kita menggantungkan ekonomi dari bertani kopi, kalau hasil panen sedikit dan harganya murah, kita agak kesulitan,” ungkap Umar.

Sementara, berdasarkan data pada Dinas Kehutanan Perkebunan dan Pertambangan Energi (Dishutbuntamben) Kabupaten Empatlawang menyebutkan, pada 2012 ribuan hektare kebun kopi milik petani di wilayah tersebut mengalami kerusakan. Saat ini perkebunan kopi rakyat di Empatlawang mencapai 61.978 hektare dengan jumlah luasan yang mengalami kerusakan seluas 7.016 hektare.
( Irhamudin – Koran Sindo )

——————————————

Sumber : Sindo News

Iklan

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Sampingan | Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s