Tunggakan Pelanggan PDAM Rp1,6 Miliar

TEBING TINGGI – Hingga akhir tahun 2012, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Empatlawang mencatat jumlah tunggakan pelanggan yang belum tertagih mencapai Rp1,6 miliar.

Namun jumlah tersebut bukanlah piutang pelanggan selama tahun 2012 saja, melainkan karena setiap tutup tahun, sejak PDAM tersebut diserahkan dari Kabupaten Lahat ke Kabupaten Empatlawang selalu menyisakan tunggakan. Jumlah tersebut merupakan jumlah tagihan tunggakan dari beberapa tahun ke belakang.

Direktur PDAM Empatlawang Sudibyo mengatakan, saat penyerahan aset PDAM termasuk rekening tagihan tunggakan pelanggan dari Kabupaten Lahat ke Kabupaten Empatlawang padatahun 2008 jumlah tunggakan pelanggan sudah mencapai Rp800 juta.

“Dengan besarnya jumlah tagihan yang belum tertagih tersebut sedikit banyak memengaruhi operasional. Khususnya menyangkut biasa operasional. Meski kami tetap berusaha secara maksimal memberikan pelayanan,” kata Sudibyo. Hanya saja, kata dia, untuk pasokan air ke pelanggan yang belum maksimal karena memang masih banyak kendala. Salah satunya yakni seringnya pemadaman listrik dari PLN. Sehingga mesin yang digunakan untuk mendorong air dari booster ke pelanggan tidak bisa beroperasi.

“Karena operasional kami juga sangat bergantung dengan pasokan listrik dari PLN. Karena sering padam jadi operasional kami terganggu. Kami akui pelayanan jadi tidak maksimal,”kata dia.

Terkait pelayanan pihak PDAM Empatlawang selama ini,umumnya para pelanggan masih mengeluhkan karena sering aliran airnya terhenti dan tidak sampai ke rumah pelanggan. Sehingga mereka mengganggap wajar, jika banyak piutang tagihan yang belum tertagih,karena pelanggan enggan membayar tagihan Seperti diungkapkan Din, warga Kelurahan Jayaloka, Kecamatan Tebing Tinggi.

Dia dan beberapa tetangganya sepakat untuk tidak membayar tagihan beberapa bulan di tahun 2012 lalu. Karena keberadaan layanan air bersih ke rumah adalah untuk mempermudah. Namun malah air bersih jadi sulit,khususnya selama bulan puasa dan saat kemarau tahun 2012 lalu.“Memang sepakat nggak mau bayar dan tagihannya juga malah tidak disampaikan ke kami,” pungkas dia. ( Irhamudin )

——————————————-

Sumber : Koran sindo

Iklan

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Sampingan | Pos ini dipublikasikan di Berita Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s