KPUD Empat Lawang Kurang Sosialisasi

TEBING TINGGI – Banyaknya permasalahan yang terjadi menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Empat Lawang, disebabkan kinerja Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Empat Lawang, yang dinilai sangat buruk dan kurang bersosialisasi. Baik sosialisasi kepada masyarakat secara langsung, maupun melalui pemerintah daerah hingga ke pemerintahan desa.

Hal ini disampaikan komisioner KPU Sumsel, Ong Berlian, usai acara pelantikan PPS se-Kabupaten Empat Lawang, Selasa (8/1).

“KPU Empat Lawang memang kurang sosialisasi kepada masyarakat, kades, Camat dan pemerintah daerah, makanya timbul beberapa masalah,” ungkap Ong Berlian.
Dikatakannya, jika seandainya KPUD Empat Lawang bisa menjalin hubungan baik dan melakukan sosialisasi, tentunya tidak akan menimbulkan masalah pada perekrutan PPK dan PPS. Sebab, masyakarat bisa mengetahui peraturan yang diberikan oleh KPUD, melalui kegiatan sosialisasi dimaksud.

“Saya kira wajar saja jika ada masyarakat yang kecewa, karena sesungguhnya mereka belum mengetahui peraturan yang sebenarnya dari KPUD. Jika semuanya sudah mengetahui, tentunya tidak akan menjadi masalah,” urainya.

Contoh lain dari buruknya kinerja KPUD Empat Lawang, lambannya melakukan perekrutan anggota PPK dan PPS serta melakukan Launching Pilkada di Empat Lawang. Sebab, hingga saat ini hanya Kabupaten Empat Lawang di Sumsel yang belum melakukan launching Pilkada.

“Jika terkait masalah pendanaan, kenapa daerah lain bisa melakukannya sementara di Empat Lawang tidak bisa,” ujarnya seraya mengatakan, koordinasi dengan pemerintah daerah wajib dilakukan oleh KPUD, untuk kelancaran proses Pemilukada di Empat Lawang ini.

Masih menurut Ong Berlian, setiap anggota KPUD di Sumsel, hendaknya aktif melakukan koordinasi kepada KPU Provinsi Sumsel, untuk mengatasi masalah yang terjadi di daerahnya masing-masing. “Semua masalah pasti ada jalan keluarnya, asalkan mau bekerjasama dengan baik dan selalu berkoordinasi dengan KPU Provinsi Sumsel,” tegasnya.

Sementara Bupati Empat lawang, H Budi Antoni Aljufri, dalam sambutannya mengatakan, KPUD, PPK, PPS dan KPPS, tidak bisa terlepas dari pemerintah daerah dalam proses penyelenggaraan pemilu. Baik itu pemilihan kepala daerah, legislatif maupun pemilihan presiden.

“Yang lebih paham dengan kondisi, tentunya kepala desa atau lurah setempat. Begitu juga daerah secara umum, tentunya pemerintah daerah ataupun bupati yang lebih paham. Jika KPUD tidak melibatkan pemerintah, mana mungkin Pilkada bisa berlangsung dengan sukses,” ujar HBA seraya meminta agar PPK, PPS dan penyelenggara Pilkada lainnya, bersikap netral selama pelaksanaan Pilkada berlangsung.( Rody )

——————————————-

Sumber : Sumsel Post

Iklan

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Sampingan | Pos ini dipublikasikan di Pilkada Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s