Jadi Tersangka, DPRD Minta Kadishubinfo Empat Lawang Dinonaktifkan

TEBING TINGGI – DPRD Empatlawang meminta Bupati H Budi Anthoni Aljufri untuk menonaktifkan Kadishubkominfo Empatlawang Muas Akhmad yang telah berstatus sebagai tersangka korupsi.

Jika tidak dinonaktifkan sebagai pejabat, dikhawatirkan Muas Akhmad tidak akan berkonsentrasi dalam menjalankan tugasnya. Sebab, dia harus menjalani pemeriksaan di Unit Tipikor Polda Sumsel terkait kasus korupsi yang diduga dilakukannya. “Gimana mau konsentrasi jika dia harus bolak-balik menjalani pemeriksaan.
Apalagi, posisi dan jabatan yang bersangkutan termasuk memiliki mobilitas yang tinggi,”kata Ketua Komisi 1 DPRD Empatlawang HA Fachruruzam.

Selain itu, dengan menonaktifkan sementara Muas saat sedang menjalani proses hukum, akan menunjukkan iktikad baik dari Pemkab Empatlawang untuk membantu pengusutan dan penegakan hukum, khususnya kasus korupsi.Apalagi, menurutnya,Pemkab Empatlawang dari awal sudah membuat pernyataan dan komitmen untuk melakukan pemberantasan korupsi di jajaran birokrasi.

“Kalau ada pejabat yang tersandung kasus dan pengambil kebijakan mengambil sikap untuk menonaktifkan yang bersangkutan dengan tujuan mempermudah proses hukum yang dijalani, jelas akan kelihatan profesionalisme dan kuatnya komitmen yang disepakati,” paparnya.

Senada, Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Empatlawang Dedi Heriyanto mengatakan, pihak terkait, dalam hal ini Baperjakat, sebelumnya tidak memberikan jabatan terlebih dahulu kepada yang bersangkutan selepas menjabat sebagai Sekretaris DPRD Empatlawang.
Sebab,masa pelepasan jabatan yang bersangkutan dari jabatan Sekretaris DPRD beberapa waktu lalu saat gonjang- ganjing permasalahan anggaran yang disoal kalangan anggota DPRD Empatlawang. “Dia dipindahkan dari Sekwan setelah masalah ini meruncing dan anggota dewan mempertanyakan soal anggaran yang diduga di korupsi tersebut,” tukasnya.
Untuk itu, pihak terkait, dalam hal ini bupatiEmpatlawang, diminta segera mengambil kesimpulan atau keputusan untuk menonaktifkan yang bersangkutan guna kepentingan penyidikan yang dilakukan aparat penegak hukum, dalam hal ini Polda Sumsel. Apalagi, menurutnya,penghentian itu sifatnya sementara sambil menunggu keputusan hukum yang akan dijalani yang bersangkutan.

“Bisa saja nanti dia dinyatakan tidak bersalah, tapi alangkah baiknya dan kami mengimbau selama masih menjalani tahapan pemeriksaan dia dinonaktifkan dulu sementara,” tandasnya. ( Irhamudin )

——————————————-

Sumber : Koran Sindo

Iklan

Tentang mangoci4lawang

Mangoci4lawang Post adalah Kumpulan berita Empat Lawang yang diambil dari berbagai sumber media baik lokal ataupun Nasional ter-update setiap hari. Didalam menyampaikan mengutamakan kecepatan, ketepatan dan berimbang. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. Terima Kasih telah mengunjungi kami...
Sampingan | Pos ini dipublikasikan di Korupsi Empat Lawang. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s